Hari ke 202 - Seandainya EI Dijajah
Wednesday, 11 June 2008

Militer Venezuela Berbenah, Migrasi Warga Lithuania ke Inggris, Seandainya eIndonesia Dijajah, Seruan Perang dari Spanyol

Catatan Redaksi

Baru hari ini Redaksi punya waktu longgar untuk membuat berita sehubungan dengan sibuknya redaksi di RL, mudah-mudahan redaksi akan bisa terus menayangkan berita setiap hari.

Pada berita hari ini tidak banyak bahan yang bisa redaksi dapatkan berhubung beberapa negara sepertinya focus kepada pemilu partai yang berlangsung hari ini.

Kiranya itu saja sambutan dari kami, mudah-mudahan berita ini menarik untuk anda.

Redaksi

N3m0

 

Militer Venezuela Berbenah

Caracas – Venezuela mulai membenahi struktur organisasi militernya, baru saja di release oleh pemerintahan negara ini susunan dari instansi militer mereka. Militer Venezuela terdiri dari beberapa battalion.
Batalion Guiana terdiri dari 2 platoon, batalion Caracas terdiri dari 5 platoon, batalion Barinas, Barcelona, Maracaibo, Barquisimeto, Valencia dan battalion Morros masing-masing 1 platoon.

Juga ada himbauan kepada rakyatnya bila ada yang belum merasakan pengalaman perang agar segera terbang ke Texas di USA untuk mengambil latihan perang.

Berita lainnya dari negara ini adalah di jualnya perusahaan house Q3 bernama Eiffel group. Dan secara umum tidak ada kejadian yang mencuri perhatian dari negara ini.

(http://www.erepublik.com/article-332931.html, http://www.erepublik.com/article-330192.html)

 

Migrasi Warga Lithuania ke Inggris

London – Diberitakan beberapa warga sari Lithuania baru saja tiba di UK untuk mencari peruntungan. UK sebelumnya di kenal sebagai penampung para pelarian dari Australia dan menyediakan Pemerintahan Australia di pengasingan. Dengan kedatangan beberapa warga ini tentunya menjadi rebutan dari beberapa partai dan perusahaan di sana. Saat ini warga Lithuania belum mempunyai negara sendiri, keberadaan mereka di Inggris di ketahui ketika ada petisi untuk berdirinya negara Lithuania di eRep. (dari berbagai sumber)

 

Seandainya eIndonesia Dijajah

ImageJakarta – Redaksi baru saja di liputi kesedihan karena beberapa rekan main redaksi memutuskan berhenti bermain karena semakin bosannya permainan di eRep. Dari berbagai kejadian tersebut membawa redaksi berbincang-bincang dengan salah satu orang berpengaruh di EI.

Dari hasil obrol-obrol tersebut redaksi bisa mengambil benang merah bahwasanya EI akan bersatu bila ada musuh bersama. Adanya sekarang kasus monex, saling bajak karyawan, adu domba, kasus kompor, dan lain-lain sebenarnya karena tidak adanya pelarian dari kebosanan yang ada.

Nah akhirnya hal ini membawa redaksi untuk berandai-andai bila EI menjadi negara berperang, berperang terus sampai uang habis, apakah yang terjadi?

Pada saat akhir perang nanti di pastikan akan dua scenario akhir, kita berhasil menjajah banyak negara, atau kita akhirnya terjajah oleh USA or Swedia karena pada saat akhir peperangan kita kehabisan gold, kehabisan wellness, dan sumber daya lainnya.

Redaksi hanya beandai-andai yang simple, yang gak bikin pusing, yang bikin relax dengan mengesampingkan kaedah logika dan data. Andai EI dalam kondisi terburuk di jajah oleh negara lain, apa yang terjadi?

 

Yang pertama muncul dalam benak redaksi adalah stressnya warga penjajah karena penuhnya media mereka dengan junks atau media berbahasa Indonesia. Menteri media akan gantung diri dalam waktu beberapa hari saja, dan banyak warga EI yang bersuka cita karena bisa ngejunk sepuas-puasnya.

Bagaimana dengan market dan monex? Para spekulan, pengacak ekonomi, pengusaha radikal pembabat perusahaan lain, tidak akan mendengar masukan pemerintah setempat untuk memenuhi ketentuan, yang ada semau gue sebebas-bebasnya! Walhasil, negara penjajah malah menangis perih karena menjadi terjajah di negaranya sendiri hahahah.

Redaksi bisa bayangkan bagaimana sulitnya membungkam 2000an lebih warga EI yang hyperactive oleh bangsa lain. Benar-benar chaos… Apakah hal ini akan membuat game eRep semakin menarik? Atau akan menghancurkan sendi-sendi simulasi yang selama ini di bangun admin?

 

Seruan Perang dari Spanyol

Madrid – Berita dari berbagai belahan dunia biasa-biasa saja, yang ada adalah beberapa kampanye dari kandidat setempat, tapi ada yang seru dari Spanyol. Seorang kandidat Ketua Partai PMV(MediaVida dengan terang-terangan mengangkat topic perang sebagai kampanyenya. Seandainya dia terpilih nanti, maka dia akan mengusulkan perang, perang dan perang! Demikian kata Kano dalam kampanye yang di release olehnya.

Alasan di ambilnya semangat itu karena Spain adalah negara yang besar sekarang dan sepertinya Kano mempunyai misi untuk membuat Spanyol sebagai negara kerajaan yang besar.

Kampanye dari beliau ternyata mendapat sambutan yang hangat dari warga, dan perlu di ketahui, PMV adalah partai terbesar di Spanyol. Apakah Spanyol akan menjadi negara aggressor?  Dari hasil pemilihan sementara, ternyata Kano terpaut 15 suara dari pesaingnya, sepertinya warga Spanyol masih menghendaki perdamaian. Kita lihat perkembangan dari pemilu Spanyol ke depan.(http://www.erepublik.com/article-332901.html, dan berbagai sumber)


Add as favourites (64) | Quote this article on your site | Views: 1231 | Cetak halaman ini | Kirim halaman ini melalui E-mail

Be first to comment this article

Only registered users can write comments.
Please login or register.

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

Terakhir diperbaharui ( Wednesday, 11 June 2008 )